Sab. Sep 19th, 2020

Teras Berita

Terarah, Aktual, Cerdas

Genosida Srebrenica : Umat Butuh Khilafah

2 min read

Oleh: Rifdatun Aliyah

25 tahun sudah berlalu saat tragedi genosida di Srebrenica pada 11 Juli 1995. Duka mendalam masih menyelimuti kaum muslimin khususnya didaerah Bosnia. Lebih dari 8000 laki-laki dan remaja Muslim Bosnia dibantai oleh pasukan Republik Srpska pimpinan Jenderal Ratko Mladic. Selain pasukan Serbia Bosnia, pasukan paramiliter Serbia Scorpion yang pernah menjadi bagian dari Kementerian Dalam Negeri Serbia hingga 1991, serta ratusan sukarelawan dari Ukraina dan Rusia juga turut bersalah atas pembantaian ini (id.wikipedia.org)

Sayangnya, Pasukan Perlindungan Persatuan Bangsa Bangsa (UNPROFOR) pada ssat itu tak mencegah pendudukan Srebrenica dan pembantaian terhadap Muslim. Bahkan, Mahkamah Internasional (MI) menyatakan bahwa Serbia tidak bersalah atas tindakan genosida meskipun memiliki hubungan erat dengan militer Srpska.

Apa yang terjadi di Srebrenica merupakan salah satu fakta ketiadaan perlindungan bagi kaum muslimin di dunia Internasional. Pembiaran yang dilakukan oleh PBB menjadi bukti atas ketidakadilan PBB terhadap penduduk muslim. PBB disinyalir telah menjadi alat untuk melegitimasi kebengisan dan kebencian orang-orang bahkan negara terhadap Islam dan umat Islam.

Umat Islam membutuhkan perlindungan secara fisik untuk menjaga keberlangsungan mereka. Bukan sekedar kecaman yang tak membuahkan hasil. Berbagai diskriminasi kaum muslimin diberbagai negara seperti yang menimpa Muslim Uyghur di Cina, Muslim Rohingya di Myanmar, dan Muslim Palestina harus segera dihentikan. Umat Islam membutuhkan sosok pemimpin seperti Rasulullah SAW dan para Khalifah terdahulu.

Ketika ada wanita Muslimah yang dinodai kehormatannya oleh orang Yahudi Bani Qainuqa’ di Madinah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melindunginya dengan menyatakan perang kepada mereka, dan mereka pun diusir dari Madinah. Pada masa kepemimpinan Khalifah Mu’tashim Billah, kota Amuriah dibuat takluk karena jeritan seorang muslimah yang dilecehkan tentara romawi.

Hal ini karena para Khalifah memahami betul akan kewajibannya dalam menjaga dan melindungi kaum muslimin dan warga negara yang berada didalam kekuasaannya. Khilafah hadir sebagai pelindung dan perisai umat. Selama Khilafah berdiri, umat Islam, Khilafah dan Khalifahnya sangat ditakuti oleh kaum Kafir, karena akidah Islam yang diyakininya.

Akidah Islam telah membuat mereka siap untuk melawan segala kezaliman dan bentuk penjajahan. Umat Islam berperang bukan karena dorongan materi. Melainkan karena dorongan keimanan yang kuat kepada Allah SWT. Sudah seharusnya apa yang menimpa umat Islam saat ini membuat umat sadar dan kembali bersatu untuk memperjuangkan Islam dan menerapkannya. Menerapkan syariat Islam secara totalitas melalui institusi negara Khilafah Islamiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.