Sab. Apr 17th, 2021

Teras Berita

Terarah, Aktual, Cerdas

Islamopobhia dan Kebutuhan pada Junnah

2 min read

Oleh : Rahayu Ummu Sayf Junnah

Beberapa waktu yang lalu warga muslim Inggris melakukan unjuk rasa di depan sebuah sekolah. Pasalnya, seorang guru di sekolah tersebut membuat warga muslim Inggris marah dengan menampilkan karikatur Nabi Muhammad SAW pada saat pembelajaran di kelas. Meskipun pihak sekolah telah meminta maaf, namun tanpa ada tindakan yang tegas kasus semacam ini akan terus berulang.

Karikatur buatan si penista Charlie Hebdo sudah lama membuat muslim di seluruh dunia geram. Kasus demi kasus penistaan terhadap simbol dan ajaran Islam seakan tak pernah berhenti. Selalu berulang. Namun, jika masyarakat muslim menunjukkan sikap marahnya, hal ini justru membalik keadaan seakan muslimlah si pelaku kejahatan.

Gelombang Islamophobia kian bergejolak justru pada saat Islam dan kaum muslimin yang dizalimi. Para pembenci Islam dengan sengaja memancing amarah masyarakat muslim dengan menghina dan melecehkan nabinya, kitabnya dan ajarannya. Mereka akan sengaja mengambil sudut pandang yang seolah respon kaum muslim itu adalah sebuah bentuk anarkisme. Framing buruk terhadap figur muslim yang memang harus marah jika nabinya dihina dijadikan oleh para pembenci Islam untuk kian menyebarkan ketakutan dunia pada Islam atau Islamophobia.

Dampaknya, kaum muslim di Barat menjadi sasaran rasisme, pandangan sisnis dan kebencian. Sebagaimana kasus-kasus penyerangan muslimah bercadar, perusakan masjid serta penembakan brutal pada jamaah sholat Jum’at yang terjadi beberapa tahun lalu. Yang memprihatinkan, islamofobia tidak hanya dihembuskan di negeri Barat, namun sekarang juga dibawa ke wilayah kaum Muslimin sendiri. Termasuk Indonesia. Indikasinya sudah muncul. Orang-orang yang ingin berkontribusi dan mencintai agama ini bisa dituduh konservatif, fundamentalis, radikal, anti kemajuan, anti Barat, anti NKRI, dan fitnah-fitnah serupa lainnya.

Islamofobia yang menjangkiti dunia saat ini telah memberikan sinyal yang jelas bahwa orang-orang kafir tidak akan pernah berhenti memprovokasi, menghina, menyiksa, mendiskriminasi, dan bahkan membunuh umat Islam karena kebencian mereka pada Islam dan umat Islam sendiri. Situasi yang mengerikan seperti itu pada saat yang sama merupakan indikasi kebutuhan mendesak untuk segera mengembalikan Khilafah Rasyidah yang bertindak sebagai perisai rakyat (junnah). Khilafah yang akan bertindak tegas terhadap penghinaan Islam dan akan melindungi kaum Muslimin. Penerapan Islam yang sempurna akan menunjukkan pada dunia kesejahteraan dan keindahan hidup ketika diatur dengan Islam. Sehingga mereka justru berbondong-bondong masuk Islam. Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.